Info Terbaru
Showing posts with label budaya. Show all posts
Showing posts with label budaya. Show all posts

Lirik Lagu Sunda Ayang Ayanggung

lirik lagu sunda ayang ayanggung
Sobat Media - Pada jaman dulu anak-anak di tatar pasundan banyak mempelajari lagu-lagu saat bermain.
Diantaranya yaitu lagu ayang-ayanggung yang biasa dinyanyikan saat mereka berkumpul di halaman.

Lagu ini merupakan sebuah cerita tentang seseorang yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kesenangan hidup.

Untuk lebih jelasnya mari kita simak dan resapi lagunya

Lirik Lagu Ayang-Ayanggung

Ayang-ayanggung
Gung goongna rame
Menak Ki Mas Tanu
Nujadi wadana

Naha maneh kitu
Tukang olo-olo
Loba anu giruk
Ruket jeung kumpeni

Niat jadi pangkat
Katon kagorengan
Ngantos kanjeng dalem
Lempa lempi lempong

Jalan ka batawi ngemplong
Adu pipi jeung nu ompong

Itulah lirik lagu ayang-ayanggung yang merupakan lagu tradisional masyarakat jawa barat.
Tapi sayangnya saat ini tidak banyak yang mengetahui tentang lagu tersebut.

Jika ada kesempatan saya akan membagikan lagu ini dalam bentuk video.

Oke sobat sekian dulu yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat, sampai jumpa dilain kesempatan

Kebudayaan Yang Hampir Punah

kebudayaan yang hampir punah
Sobat Media – kemajuan jaman dan teknologi pada saat sekarang, sangat berimbas terhadapp budaya dan kearifan lokal yang ada di Indonesia. 
Budaya dari luar negeri baik yang berdampak positif maupun yang berakibat negative, dengan sangat mudahnya bisa masuk dan mengambil alih kepribadian warganya.

Kebudayaan tradisional yang terbentu sejak nenek moyang kita seolah tergerus dengan kemajuan jaman dan perkembangan teknologi. Sudah sangat banyak kebudayaan asli Indonesia yang memiliki nilai-nilai luhur akhirnya hilang terbawa arus globalisasi.

Tapi kita masih harus bersyukur karena masih ada aktifis-aktifis penyelamat kebudayaan asli Indonesia, terbukti masih banyaknya tempat-tempat pelestarian budaya seperti sanggar budaya serta penyelenggaraan pentas kebudayaan tradisional.
Dalam hal permainan anak-anakpun banyak yang tidak mengenal permainan tradisional asli Indonesia. Mereka lebih mengenal playstation dan yang sejenisnya.

Sobat media berikut ini ada beberapa kebudayaan tradisional yang hampir punah

Permainan Congklak
kebudayaan yang hampir punah

Permainan tradisional lainnya adalah congklak atau dakon dimainkan oleh anak perempuan. Permainan ini biasanya dimainkan oleh 2 orang saja. 

Bahan congklak terbuat dari kayu atau plastik, terdiri dari 7 lubang yang saling berhadapan dan 2 lubang besar di setiap sudutnya.

Isi congklak disebut biji congklak. bisa diisi dengan biji-bijian, kelereng kecil, atau benda yang berbentuk butiran kecil dan bisa dipegang oleh kepalan tangan kita.


Permainan Gasing Kayu

kebudayaan yang hampir punah
Permainan gasing kayu atau orang sunda bilangnya permanian ‘panggal’ adalah permainan tradisional asli Indonesia. 
Gasing kayu dibuat dari kayu yang dibentuk sedemikian rupa secara bulat simetris sehingga ketika dimainkan akan berputar secara seimbang dan tidak mudah terhenti karena tergelincir.

Cara memainkannya adalah dengan dililit dengan seutas tali pendek kemudian dilemparkan ke tanah sehingga akan berputar dengan kecepatan tinggi atau sesuai dengan kekuatan ketika dilemparkan.

Permainan Lompat Tali

kebudayaan yang hampir punah
Permainan lompat tali merupakan permainan yang bisa dilakukan oleh seorang diri ataupun rombongan.
Seutas tali yang di rentangkan oleh dua orang dan diputarkan dan sebagian orang melompati tali tersebut. 

Permainan ini sangat popular di masa yang lalu meskipun sekarang banyak anak yang tidak tahu. 
Tapi dikalangan para atlit permainan ini masih sering dilakukan untuk melatih fisik dan stamina.

Permainan Engklek

kebudayaan yang hampir punah
Melompati kotak-kotak yang digambar di lantai atau tanah dan di lakukan oleh 2 orang atau lebih, dengan cara bergiliran. Engklek dapat kita jumpai di berbagai wilayah di Indonesia, seperti di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan dan Sulawesi.

Sistem permainannya juga sederhana, pada awalnya para pemain menggambarkan petak-petak engklek atau rumah engklek di atas tanah. 

Kemudian para pemain diwajibkan memiliki “imat atau gacuk”. Adapun imat atau gacuk itu adalah pecahan genting ataupun keramik yang bentuknya lepes ataupun bisa dari batu tipis yang permukaannya melebar agar saat dilemparkan dan mendarat pada kotak-kotak tidak mudah tergelincir keluar.


Sobat Media itu dulu yang bisa disampaikan, sampai jumpa dilain kesempatan. 

Kampung Urug Ikon WIsata Budaya

sekilas tentang kampung urug
Sobat Media - Sektor pariwisata tidak hanya terfokus pada keindahan alam saja. Tapi yang jadi salah satu daya tarik wisatawan adalah kayanya akan nilai budaya tradisional.

Salah satunya yaitu Budaya tradisional di kampung urug yang tiak hanya terkenal di kalangan domestik, tapi sudah terkenal sampai manca Negara.

Hal ini terbukti dengan banyaknya wisatawan yang dating berkunjung ke kampung urug.

Kampung urug Kampung adat Urug berlokasi di Desa Urug Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor Propinsi Jawa Barat. Jarak tempuh dari Cibinong sekitar 42 km, arahnya menuju Wilayah Barat pada pertigaan Kecamatan Cigudeg. Arah Barat Daya menuju Kecamatan Sukajaya ±15 km dan dari Kecamatan ini ditempuh lagi jarak ±9 km untuk menuju lokasi tersebut.

Kondisi alam yang asri dan masih terjaga dengan latar Gunung Manapa menambah pemandangan eksotis yang menyejukkan. Sudah banyak pelajar bahkan peneliti  yang mengamati lebih dalam tentang keunikan kampung adat Urug yang diakui sebagai warisan budaya kerajaan Siliwangi.

Urug bukan terucap nama dengan begitu saja, dibalik kata itu tersembunyi kata “ GURU “ ; menurut pikukuh adat kepercayaan Kampung Urug, sudah berdiri sejak 450 tahun yang lalu, adanya sebuah mandala urug dengan masyarakatnya yang berpegang teguh kepada adat istiadat akan memegang suatu keteladanan kesundaan.

Kata Urug dijadikan nama kampung, karena menurut mereka berasal dari kata “Guru”, yakni dengan mengubah cara membaca yang biasanya dari kiri sekarang dibaca dari sebelah kanan. Kata “Guru” berdasarkan etimologi rakyat atau kirata basa adalah akronim dari digugu ditiru. Jadi seorang guru haruslah “digugu dan “ditiru”, artinya dipatuhi dan diteladani segala pengajaran dan petuahnya.

Menurut cerita Kampung Urug sejaman dengan masa pemerintahan Prabu Nilakendra ( 1551 – 1569 M ) beliau seorang raja alim dan bijaksana dan banyak mengabdi pada hal – hal kegaiban, konon sisa – sisa pengabdiannya diantaranya patilasan raja masih ada di Kampung Urug, umumnya patilasan disebut Kabuyutan atau mandala yaitu suatu tempat yang jauh dari keramaian yang dijadikan tempat berkhalwat atau memuja sang maha pencipta adalah mungkin hal ihwal mula adanya mandala urug dimulai dari Gedong Ageung.

Menurut data yang ada Kampung Adat Urug mempunyai tingkat kunjungan wisata rata – rata 80 – 100 orang setiap bulan dan jika pada hari – hri besar bisa mencapai 600 – 800 orang per hari.

Sebagai perkampungan yang masih menjaga warisan Kerajaan Sunda, beragam sendi kehidupan di Kampung Urug diatur secara detail oleh adat.

Tata cara menyimpan dan mengambil padi hanya secuil dari banyak aturan adat yang mereka miliki.

Aturan adat tersebut berlaku pula dalam tata cara bertani, berkebun, berternak, mendirikan bangunan, sampai pergaulan antar penghuni Tak ada yang lepas dari aturan turun-temurun buatan nenek dan kakek moyang ini.

Sobat media sekian dulu yang bisa saya sampaikan sampai jumpa dilain kesempatan

Jenis Batik Menurut Motifnya

jenis batik menurut motif
Sobat Media – Setelah kita mengenal batik menurut cara pembuatannya kali ini kita akan membahas mengenai jenis batik menurut motifnya.

Pada kenyataannya jenis motif bati yang ada di Indonesia sangatlah banyak. Pulau Jawa merupakan salah satu penghasil batik terpopuler di Indonesia.

Setiap motif batik memiliki ciri tersendiri dan merupakan bagian yang unik, yang tidak dimiliki oleh motif batik yang lain.

Untuk mengelompokkan batik menurut motifnya diantaranya sebagai berikut

BATIK KERATON

jenis batik menurut motif
Motif batik ini biasanya dibuat oleh orang-orang dilingkungan keratin, dan memiliki arti dan simbol-simbol kehidupan dan merupakan mengandung filosofi yang tinggi serta sacral.

Hal ini menjadikan batik keraton biasanya hanya dipakai oleh kalangan tertentu dari keluarga keraton itu sendiri

Pada dasarnya motifnya terlarang untuk digunakan oleh orang “biasa” seperti motif Batik Parang Barong, Batik Parang Rusak termasuk Batik Udan Liris, dan beberapa motif lainnya.

BATIK KAWUNG


jenis batik menurut motif
Secara sepintas batik ini sangat cocok dengan namanya yaitu batik kawung. Kawung atau aren yang bijinya kecil-kecil atau biasa juga disebut kolang-kaling sangat 
Nampak pada motif batik ini. Meskipun pada kenyataannya banyak jenis batik kawung yang ada.

Biasanya motif-motif Kawung diberi nama berdasarkan besar-kecilnya bentuk bulat-lonjong yang terdapat dalam suatu motif tertentu.
Kawung Picis adalah motif kawung yang tersusun oleh bentuk bulatan yang kecil. Picis adalah mata uang senilai sepuluh sen yang bentuknya kecil.

Kawung Bribil adalah motif-motif kawung yang tersusun oleh bentuk yang lebih besar daripada kawung Picis. 
Hal ini sesuai dengan nama bribil, mata uang yang bentuknya lebih besar daripada picis dan bernilai setengah sen.
Kawung yang bentuknya bulat-lonjong lebih besar daripada Kawung Bribil disebut Kawung Sen.

BATIK SEKAR JAGAD

Sesuai dengan namanya sekar jaga atau bunga dunia, motif batik ini melambangkan kecantikan atau keindahan, setiap mata yang memandang merasa terpesona dengan keindahan batik ini.

Motif ini adalah salah satu motif yang sangat khas di Indonesia.

Batik jenis ini berasal dari Jawa, lebih tepatnya Yogyakarta

Ada juga yang menafsirkan bahwa motif yang berbentuk seperti pulau-pulau ini maksudnya adalah sesuai namanya, yaitu sekar jagad. Dalam bahasa Jawa, “kar jagad” memiliki arti peta dunia

BATIK CUWIRI

jenis batik menurut motif
Batik cuwiri terbuat dari bahan pewarna alami dari kulit tumbuh-tumbuhan yang disebut soga alam.
Kata cuwiri berarti kecil-kecil, menggambarkan motif batik yang memang berukuran kecil dan detail.
Biasanya batik ini digunakan untuk semekan dan kemben. Filosofi lain dari batik cuwiri ini adalah harapan yang tinggi bagi pemakai batik ini meskipun orang kecil tapi cukup pantas untuk disegani dan dihormati.
Batik cuwiri biasa juga dipakai pada acara-acara adat masyarakat Jawa. Meskipun bisa dipakai untuk keseharian tapi motif ini tidak akan hilang unsur sakralnya bagi orang yang paham tetang batik.

BATIK SUDAGARAN

jenis batik menurut motif
Aneka motif batik yang awalnya hanya diperuntukkan bagi kalangan keraton akhirnya mulai diadopsi oleh para saudagar dan seniman jalanan. Sehingga motif batik yang sudah divariasikan tersebut bisa digunakan oleh masyarakat.

Kreativitas para seniman dalam menambahkan aksen-aksen pada batik keraton mampu menciptakan motif baru yang sangat indah. 

Penggunaan aneka ornamen seperti gambar binatang dan suasana alam pun menjadi lebih bebas dan menarik.

Jenis batik ini sangat popular dikalangan para pengusaha karena identic dengan namanya yaitu batik sudagaran, atau dalam arti singkatnya batik untuk para pedagang atau pengusaha.

BATIK PRINGGONDANI

jenis batik menurut motif
Layaknya satria pringgondani yaitu Gatotkaca, jenis batik ini pada awalnya diperuntukkan untuk para ksatria atau para pejabat.

Filosofi yang terkandung merupakan simbol dari kewibawaan dan kegagahan. 

Selama tidak melanggar norma-norma kehidupan maka pemngguna batik ini sangat layak untuk dihormati.



Sobat media, sebenarnya masih banyak jenis batik menurut motifnya, tapi kita kita bahas hanya sebagian saja. Untuk jenis yang lainnya akan kita lanjutkan dilain kesempatan.

Batik Berdasarkan Teknik Pembuatan

teknik pembuatan batik
Sobat Media – Kain batik begitu popular dikalangan masyarakan Indonesia. Batik merupakan kebudayaan Indonesia yang sudah mendunia, terbukti dengan pasar kain batik tidak hanya tembus dipasaran local tapi juga banyak tersedia di pasaran internasional. Sudah banyak produsen kain batik yang mengekspor produknya ke berbagai Negara di belahan dunia.

Pada dasarnya masyarakat hanya mengenal istilak bati itu sendiri dan mereka tidak banyak tahu jenis batik yang sangat beragam dari mulai jenis batik berdasarkan teknik pembuatan, jenis batik berdasarkan motif dan jeins batik berdasarkan daerah asal.

Pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai jenis batik berdasarkan teknik pembuatannya.
Kain batik dengan berbagai motif dan daerah asalnya tidak lepas dari teknik pembuatan yang beragam dari mulai dengan cara pembuatan tradisional dengan kapasitas yang terbatas jumlahnya serta dengan harga yang tinggi, sampai pembuatan dengan teknologi modern dengan kapasitas jumlah yang dihasilkan dengan jumlah banyak dan dengan harga yang cukup terjangkau.

Melalui teknik pembuatannya sangat mempengaruhi harga jualnya, biasanya pembuatan batik dengan teknik tradisional akan sedikit lebih tinggi dari batik pabrikan.

Jenis batik berdasarkan teknik pembuatannya terdiri dari tiga jenis yaitu

BATIK TULIS

teknik pembuatan batik
Batik tulis merupakan jenis batik yang pertama kali ada di Indonesia. Teknik pembuatan batik tulis memang memakan waktu lama dibandingkan teknik lainnya. Bahkan ada motif batik yang pengerjaannya sampai berbulan-bulan.
Proses pembuatan batik yang satu ini membutuhkan perlengkapan berupa canting (alat khusus membatik), lilin cair, dan tungku pemanas

Proses pembuatan batik tulis dengan menggunakan bahan lilin cair yang berkualitas tinggi akan menghasilkan cetakan batik yang bagus dan Nampak jelas di kedua sisi kain.

Karena melalui proses dengan kesulitan yang cukup tinggi, batik tulis biasanya dipatok dengan harga yang cukup tinggi. Tapi bagi para pecinta batik tentu saja tidak terpengaruh karena dengan biaya yang dikeluarkan akan sebaning dengan kualitas yang dudapatkan.

Bahan kain yang digunakan untuk jenis batik tulis adalah kain katun atau kain kapas, kain mori dan kain sutera.

BATIK CETAK / BATIK CAP

teknik pembuatan batik
Proses pembuatan bati cap tidak sesulit pembuatan batik tulis karena tidak ditulis garis demi garis tapi hanya cap dengan berbagai motif yang berbeda di cetakkan pada bahan dasar kain dengan teknik cetakan yang bersambung. 

Peralatan yang dibutuhkan dalam pembuatan batik cap antara lain kain polos, alat cap, lilin cair, dan pemanas.

Setiap alat cap memiliki pola yang akan membentuk motif khusus. Sehingga pengerjaan batik cap akan menghasilkan pola tertentu yang sifatnya berulang. 
Pola motif pada batik cap lebih renggang dan ukurannya lebih besar dibandingkan dengan batik tulis. Jenis kain yang kerap digunakan untuk membuat batik cap antara lain kain mori dan kain sutra.

Meskipun pembuatan masih secara manual tapi batik cap harganya sudah dibawah batik tulis karena tingkat kesulitan pebuatannya pun sudah cukup mudah dan bisa menghasilkan dengan jumlah banyak

BATIK PRINTING / PABRIKAN

teknik pembuatan batik
Dari jenis bati pendahulunya jenis batik printing merupakan batik dengan harga yang sangat terjangkau. Pembuatannya dengan menggunakan mesin dan bisa menghasilkan dengan jumlah yang sangat banyak.

Batik printing kualitasnya tergantung dari jenis bahan dan tinta yang digunakan. Dengan kualitas tinta yang rendah akan menghasilkan cetakan yang tidak sempurna meskipun dibuat pada kain yang kualitas bagus.

Kendati harganya relatif murah, motif batik printing biasanya lebih detail karena hanya mencontoh motif-motif batik yang sudah ada

Sobat Media, selain dari teknik pembuatannya kualitas batik tidak terlepas dari bahan kain yang digunakan. Semakin baik bahan kain yang digunakan maka akan semakin mahal harga jualnya

Sekian yang bisa disampaikan, sampai jumpa dilain keempatan.

Mengenal Awal Keberadaan Keris

awal keberadaan keris
Sobat Media – Pada awal mula keberadaannya keris merupakan sebuah senjata tradisional yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Meskipun pada kenyataannya ada banyak juga keris yang berasal dari daerah lain seperti Jawa Barat dan luar jawa sekalipun.

Selain sebagai senjata tradisional, keris merupakan symbol kebanggaan dan derajat dari sang pemiliknya.

Bisa dilihat dari jenis bahan dan penampilannya sudah bisa tergambarkan seperti apa tingkatan sosial dari pemiliknya.

Keris yang dimiliki oleh orang kalangan sosial menengah ke bawah biasanya dibuat dengan tampilan yang sederhana, tapi bagi masyarakat kalangan menengah ke atas atau para bangsawan akan tampak penampilan keris yang mewah bertahtakan emas dan berlian atau bahannya juga terbuat dari bahan pilihan.

Keris adalah sebuah benda yang menjadi kebanggaan masyarakat jaman dulu dan pada umumnya menjadi keharusan untuk dimiliki oleh para pejabat, baik raja, keluarga kerajaan atau bangsawan, orang-orang kaya, para senopati. Dan dikalangan masyarakat biasapun banyak kaum laki-laki yang memiliki keris terutama bagi mereka yang memiliki ilmu bela diri dan orang-orang yang memiliki dan memahami ilmu spiritual kejawen.

Selain dari unsur kebanggaan dan menggambarkan derajat sosial pemiliknya, keris memiliki hal-hal lain yang menarik minat pemiliknya. Ada banyak keris yang dimiliki bukan diperuntukan sebagai senjata, tapi yang diharapkan adalah tuahnya atau kegunaan dalam sisi spiritual atau daya magis yang terkandung di dalamnya.

Ada banyak keris yang dipercaya memiliki daya magis yang tinggi, dan kegunaan yang bermacam-macam tergantung tujuan dari sang empu atau pembuat keris tersebut.

Biasanya sang empu membuata keris berdasarkan pesanan yang tergambar jelas peruntukannya.

Ada orang yang memesan keris dengan tujuan untuk senjata yang ampuh dan mematikan. Tentu saja sang empu dengan segala kemampuannya membuat keris yang tangguh dan dibekali dengan kekuatan magis yang tinggi dalam hal ilmu kanuragan.
Ada pula orang yang memesan keris dengan tujuan lain, maka tuahnya pun akan lain bisa sebagai pendongkrak kewibawaan, pengasihan, bahkan pengobatan berbagai penyakit.

Selain dari itu karakter keris yang dibuat di daerah yang satu dengan yang lain tentunya akan berbeda baik bentuk maupun daya kekuatan magis yang terkandung.

Keris yang dibuat oleh empu yang berasal dari Jawa Timur kemampuan nya akan berbeda dengan yang dibuat di Jawa Tengah, karena pada Jamannya keris kebanyakan digunakan sebagai senjata yang bisa mengalahkan lawan dengan berbagai jenis keilmuannya, sehingga kemampuan daya magis yang di miliki oleh keris sudah pasti berbeda baik dari sisi kekuatannya maupun tingkatannya.

Sobat Media sekian dulu ulasan mengenai awal keberadaan keris dikalangan masyarakat Indonesia, sampai jumpa dilain kesempatan
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MEDIA INFO - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger