Home » » Dilema Loyalitas Dan Solidaritas

Dilema Loyalitas Dan Solidaritas

dilema loyalitas dan solidaritas
Sobat Media – Sudah menjadi rumus bahwa dalam kehidupan itu segalanya berpasang-pasangan. Jika ada baik pasti ada buruk, ada atas ada bawah dan yang lainnya pasti ada pasangannya.

Terkadang kita menemui jalan buntu pada saat kita menemui sebuah pilihan yang sama beratnya. Disatu sisi kita mendapat tekanan dari atasan sementara disisi lain kita mendapat sandungan dari bawahan. 
Pada saat atasan ingin segala sesuatunya berjalan lancar dan sesuai dengan harapan yang imbasnya tenaga dan fikiran karyawan terkuras habis untuk menyelesaikannya tanpa bisa mengelak. Sementara kita merasa tidak tega ketika melihat anak buah kita bekerja dalam situasi yang tertekan, walaupun tidak mereka ungkapkan.

Sebagai orang yang lebih dituakan sudah pasti kita menemui dilema seperti ini. Disaat itulah keteguhan hati kita sedang diuji. Tidak menutup kemungkinan kita dianggap sebagai atasan yang arogan dan lebih mementingkan boss dari pada membela nasib bawahan kita.

Meskipun pada dasarnya kita tidak ingin nasib bawahan kita tertindas, saya rasa anda orang yang kurang waras jika menginginkan bawahan ana berada dalam tekanan yang diluar batas kewajaran.

Setelah melihat situasi tersebut tentunya kita harus bisa menentukan sebuah pilihan. Kita pilih loyalitas kepada atasan atau mendahulukan solidaritas terhadap sesama rekan kerja.

Hal yang perlu kita lakukan adalah sebagai berikut

Lakukan Mediasi

Sebagai atasan kita merupakan tumpuan harapan dari bawahan kita, dan kita harus sadar sepenuhnya bahwa tanpa mereka kita bukan apa-apa. Jadi kita harus segera melakukan pendekatan dengan karyawan dalam sebuah kesempatan yang tepat. Ajak mereka berkumpul dan berdiskusi pada saat makan siang bisa jadi salah satu cara tepat untuk mengetahui keluh kesah mereka.

Yakinkan mereka bahwa kebijakan perusahaan merupakan hal yang baik untuk kita semua. Berikan wawasan tentang kondisi perusahaan saat ini, serta yakinkan mereka bahwa kita akan berusaha memperjuangkan nasib mereka. Yang perlu diperhatikan kita jangan menjanjikan akan mengubah nasib mereka, tapi akan berusaha membela mereka.

Buat mereka percaya dengan apa yang kita ucapkan, dengan melakukan apa yang kita janjikan. Sebagai orang yang memiliki kedudukan lebih dari orang lain ada peluang bahwa suara dan usulan kita mungkin saja bisa mempengaruhi kebijakan yang dikeluarkan oleh perusahaan.

Tidak ada salahnya kalau kita meminta atasan kita untuk meninjau ulang kebijakannya, tentu saja dengan berbagai alas an yang tepat dan juga kita harus bisa mengemukakan solusi lain yang lebih baik bagi perusahaan dan karyawan.

Berani Ambil Resiko

Salah satu cara untuk mencapai predikat karyawan yang baik adalah berani mengambil resiko. Jika atasan kita menginginkan pembuktian dari apa yang kita usulkan, maka kita harus siap berusaha ekstra keras untuk bisa membuktikan bahwa apa yang kita rencanakan itu lebih baik dari apa yang sudah dilaksanakan.

sobat media semoga bisa bermanfaat, sampai jumpa dilain kesempatan


Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MEDIA INFO - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger